Hendrik Lewerissa: Lulusan UIN AM Sangadji Harus Jadi Solusi bagi Masyarakat
- Administrator
- Kamis, 09 Juli 2026 16:05
- 10 Lihat
- PENDIDIKAN
Ambon,CM -Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa para lulusan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan II Periode I Tahun 2026 Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon di Auditorium kampus tersebut, Rabu (9/7/2026).
Sebanyak 355 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang mengangkat tema "Integrasi Keislaman, IPTEK, dan Kebudayaan di Era Digital Society 5.0 dalam Membentuk Generasi yang Cerdas, Berbudi, dan Berdampak". Para lulusan terdiri atas 18 orang Program Magister (S2) dan 337 orang Program Sarjana (S1).
Dalam sambutannya,Lewerissa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat, bangsa, dan daerah.
Ia menilai, tantangan di era Society 5.0 menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai keislaman serta kearifan budaya lokal sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan zaman.
"Tugas saudara setelah diwisuda bukan sekadar mencari pekerjaan, tetapi juga menghadirkan manfaat. Buktikan bahwa ilmu yang diperoleh mampu menjadi solusi bagi persoalan di lingkungan sekitar," ujar Lewerissa
Ia menjelaskan, ada tiga hal yang perlu menjadi pedoman para lulusan, yakni mengintegrasikan nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memperkuat budaya lokal sebagai identitas di tengah arus globalisasi, serta membangun karakter yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.
Ia juga memberikan apresiasi kepada sivitas akademika UIN AM Sangadji Ambon yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Adapun lulusan yang diwisuda berasal dari Fakultas Syariah sebanyak 28 orang, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah 24 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 173 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 104 orang, serta Fakultas Komunikasi, Sains, dan Informatika sebanyak 8 orang.
Di akhir sambutannya, Ia mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, berinovasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan Maluku. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan Maluku yang maju, adil, sejahtera, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Bodewin Wattimena, Alimudin Kolatlena, Abidin Wakano, Benhur Watubun, Elka Anakotta, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, tokoh agama, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.(CM/ML**)